JAKARTA, LIPUTANBERITA7. Selat Hormuz memiliki peran penting dalam distribusi minyak global karena menjadi jalur utama pengiriman energi dari negara-negara Teluk ke pasar internasional.
Karena itu, berbagai negara terus mendorong penyelesaian diplomatik agar jalur pelayaran di kawasan tetap aman dan stabil.
Upaya mediasi Pakistan mendapat perhatian internasional karena dinilai dapat membantu membuka ruang dialog antara Washington dan Teheran di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks.
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi meminta Pakistan meningkatkan upaya mediasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) guna membantu membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan ketegangan kawasan Timur Tengah.
Permintaan tersebut disampaikan Wang Yi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, Rabu (13/5/2026).
Dalam pembicaraan itu, Ishaq Dar menyampaikan perkembangan terbaru terkait langkah mediasi yang dilakukan Pakistan antara AS dan Iran.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada China atas dukungan Beijing terhadap upaya diplomatik Islamabad dalam menjaga stabilitas kawasan.
Selain itu, Pakistan berharap koordinasi dengan China dapat semakin diperkuat untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai.
Wang Yi memuji langkah Pakistan yang dinilai aktif memfasilitasi dialog serta membantu memperpanjang gencatan senjata sementara di kawasan.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir meningkat seiring konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel, termasuk situasi keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis perdagangan energi dunia.















