JAKARTA, LIPUTANBERITA7.BIMP-EAGA merupakan inisiatif kerja sama yang dibentuk Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina pada 1994. Melalui forum tersebut, keempat negara berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan inklusif serta memperkuat integrasi ekonomi regional ASEAN.
Kerja sama BIMP-EAGA berfokus pada penguatan sektor ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan investasi melalui peningkatan konektivitas lintas negara.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam forum tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area) Summit 2026 di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026). Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian KTT ASEAN ke-48.
Lebih lanjut, Marcos mengatakan forum BIMP-EAGA kali ini akan berfokus pada program dan proyek strategis yang telah memberikan kontribusi besar terhadap hubungan antarnegara anggota.
Ia berharap kerja sama tersebut mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja yang lebih inklusif.
“Menciptakan lapangan kerja, memperkuat konektivitas, dan memperluas peluang, terutama di area pertumbuhan subkawasan ini,” kata Marcos.















