Scroll untuk baca artikel
HeadlineInternasional

China Diduga Bantu Iran Bangun Kembali Rudal Balistik Israel Cemas

448
×

China Diduga Bantu Iran Bangun Kembali Rudal Balistik Israel Cemas

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, LIPUTANBERITA7.COM. Kedekatan Iran dan China semakin terlihat ketika Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengunjungi Beijing bulan lalu untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai. Pada periode yang sama, laporan dari Middle East Eye dan Israel Hayom mengindikasikan bahwa Iran menerima rudal darat-ke-udara buatan Tiongkok dengan pembayaran melalui minyak.

Meski demikian, China membantah menjual senjata ke negara-negara yang terlibat konflik bersenjata.

Example 300x600

Sebuah laporan terbaru dari media Israel memperingatkan meningkatnya kerja sama militer antara Iran dan China, khususnya dalam produksi rudal.

Harian Yedioth Ahronoth mengutip temuan intelijen yang menyebutkan bahwa Beijing diduga membantu Teheran membangun kembali kemampuan rudal yang rusak akibat perang pada Juni 2025 lalu.

Kekhawatiran ini muncul setelah Kepala Staf Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir menegaskan bahwa tentaranya siap melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran jika diperlukan, menyusul apa yang ia klaim sebagai kampanye pencegahan yang berhasil.

Baca Juga :  Jaksa Agung ST Burhanuddin: Spirit Pancasila Dalam Penegakan Hukum Humanis Dan Pemersatu Anak Bangsa Di Tengah Perkembangan Transformasi Digital Yang Kian Mengglobal

Sementara itu, Newsweek pada Jumat (15/8/2025) waktu AS, melaporkan telah menghubungi kementerian luar negeri Israel, China, dan Iran untuk memberikan tanggapan terkait laporan ini.

Kerja sama militer antara Beijing dan Teheran dipandang Israel sebagai ancaman serius bagi keamanan nasional. Israel, yang berperang melawan Iran selama 12 hari pada Juni lalu dengan dukungan Amerika Serikat, kini terus memantau setiap langkah yang dapat memulihkan kapasitas rudal Iran. Menurut otoritas Israel, keterlibatan China dalam pengembangan atau pasokan rudal berpotensi melemahkan pertahanan mereka.

Pejabat Israel menyatakan bahwa Tiongkok belum secara resmi mengonfirmasi rencana memasok senjata ke Iran. Namun, indikasi yang ada menunjukkan Beijing sedang membantu memulihkan kemampuan Iran. Intelijen Eropa juga disebut melacak tanda-tanda kerja sama yang semakin erat antara kedua negara.

Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, pada akhir Juli menyampaikan kekhawatirannya. Kepada Voice of America, ia menyebut adanya indikasi mengganggu bahwa China membantu Iran membangun kembali persenjataan rudalnya, termasuk potensi transfer material yang dapat memperkuat program rudal balistik Teheran.

banner 120x600
sabung ayam online live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88