Kota Bekasi, Liputan Berita 7 – Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi Program Polisi Mengajar yang diinisiasi Polres Metro Bekasi Kota. Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah kolaboratif dalam memperkuat pendidikan karakter, kedisiplinan, serta kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala KCD Wilayah III, Dr. Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., dalam kegiatan pembekalan Program Polisi Mengajar di Polres Metro Bekasi Kota.
Menurut Rina, keterlibatan kepolisian dalam dunia pendidikan memiliki peran strategis. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga dapat berkontribusi membentuk karakter generasi muda melalui edukasi, keteladanan, dan pendekatan yang humanis.
Ia menilai Program Polisi Mengajar bukan sekadar kegiatan penyampaian materi di ruang kelas, melainkan upaya bersama untuk menanamkan nilai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain pencegahan tawuran antarpelajar, perundungan atau bullying, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kekerasan, hingga penggunaan media sosial secara bijak.
Rina juga berharap program tersebut dapat membangun kedekatan antara polisi dan pelajar. Dengan demikian, polisi tidak hanya dipandang sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, pengayom, dan figur teladan bagi generasi muda.
Ia menekankan bahwa penyampaian materi kepada peserta didik perlu dilakukan secara komunikatif, inspiratif, serta menyesuaikan dengan usia dan karakteristik pelajar agar pesan edukasi dapat diterima dengan baik.
Lebih lanjut, Rina menyampaikan bahwa pendidikan karakter bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan guru. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, keluarga, masyarakat, hingga dunia usaha dan industri.
Melalui Program Polisi Mengajar, KCD Wilayah III berharap sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.
Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk pelajar Kota Bekasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, cinta damai, serta memiliki semangat kebangsaan.
(George)















