Scroll untuk baca artikel
HeadlineJakarta

Setetes Darah untuk Sesama, Aiptu Widodo Kembali Donorkan Darah bagi Pasien di RSUD Salak

16
×

Setetes Darah untuk Sesama, Aiptu Widodo Kembali Donorkan Darah bagi Pasien di RSUD Salak

Sebarkan artikel ini

PAKPAK BHARAT — LIPUTAN BERITA7 Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Bagi Aiptu Widodo, Ps. Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Pakpak Bharat, membantu sesama dapat dilakukan dengan cara sederhana namun sangat berarti, salah satunya melalui donor darah.

Kamis, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, Aiptu Widodo mendatangi RSUD Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, untuk mendonorkan darahnya kepada seorang pasien yang membutuhkan darah golongan B+.

Example 300x600

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan setelah Aiptu Widodo memperoleh informasi melalui grup WhatsApp internal Polres Pakpak Bharat mengenai adanya pasien di RSUD Salak yang membutuhkan darah.

“Begitu saya membaca informasi dari grup WhatsApp Polres Pakpak Bharat bahwa ada masyarakat yang merupakan pasien di RSUD Salak membutuhkan darah golongan B+, sebenarnya tadi malam saya langsung ingin donor darah ke RSUD Salak. Namun karena sudah terlalu malam, akhirnya hari ini saya datang untuk memberikan darah saya,” ujar Aiptu Widodo, Kamis (27/8/2026).

Darah tersebut diberikan untuk membantu Afrina boru Tampubolon, 28 tahun, warga Simpang Mborgang, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, yang menurut keterangan keluarga sedang menjalani perawatan akibat penyakit kanker yang telah dideritanya.

Berdasarkan keterangan suami Afrina, penyakit yang dialami istrinya tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun. Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan, termasuk menjalani perawatan di RSUP H. Adam Malik Medan dan sejumlah rumah sakit lainnya.

Menurut keterangan keluarga, Afrina juga telah menjalani tindakan operasi pengangkatan rahim. Namun, kondisi kesehatannya masih memerlukan penanganan dan pemantauan medis lebih lanjut.

Atas pertimbangan medis dan kondisi keluarga, Afrina kemudian kembali ke Kabupaten Pakpak Bharat agar dapat menjalani pengobatan jalan di rumah sakit yang lebih dekat dengan tempat tinggal. Selain dapat mengurangi beban perjalanan dan biaya transportasi, keluarga berharap keberadaan di lingkungan kampung halaman dapat memberikan dukungan moral bagi proses pemulihan pasien.

Polisi Hadir Bukan Hanya Menjaga Kamtibmas

Kepedulian Aiptu Widodo menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran personel Polri di tengah masyarakat. Bagi Polres Pakpak Bharat, tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membangun kepedulian sosial serta membantu masyarakat dalam situasi yang membutuhkan.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H. menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari semangat Polri untuk selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, Polri tidak hanya dituntut untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, tetapi juga diharapkan memiliki kepekaan sosial terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Hadiri Serah Terima Bedah Rumah Baznas Di Ampelu Tuo

“Polri ada untuk masyarakat. Kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi kemanusiaan seperti donor darah,” demikian disampaikan melalui Kasi Humas.

Bagi Aiptu Widodo, donor darah bukanlah hal baru. Ia mengaku telah beberapa kali membantu masyarakat yang membutuhkan darah melalui kegiatan donor darah.

Baginya, ketika darah yang dimiliki dapat membantu seseorang yang sedang berjuang menghadapi kondisi kesehatan, tidak ada alasan untuk menunda selama dirinya memenuhi persyaratan sebagai pendonor.

Sebelum meninggalkan RSUD Salak, Aiptu Widodo juga menyampaikan dukungan moril kepada Afrina dan keluarganya. Ia memberikan semangat agar Afrina tetap kuat menjalani proses pengobatan serta tidak kehilangan harapan.

“Semoga Ibu Afrina diberikan kesembuhan, tetap semangat dan terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mudah-mudahan penyakitnya segera membaik dan Ibu Afrina dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” pesan Aiptu Widodo.

Aksi sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dilakukan oleh siapa saja. Setetes darah yang diberikan seorang pendonor mungkin terlihat sederhana, namun bagi pasien yang sedang membutuhkan, bantuan tersebut dapat memiliki arti yang sangat besar. (Fauzi/Red)

banner 120x600