JAKARTA – LIPUTAN BERITA7. Melalui situs resmi mereka, Sepah News, Garda Revolusi Iran menyatakan komitmennya untuk terus memburu pemimpin Israel tersebut sebagai balasan atas keterlibatan dalam konflik yang sedang berlangsung.
Dilansir dari beritasatudotcom Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan ancaman keras terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Minggu (15/3/2026). Di saat yang sama, serangan udara dan kontak senjata di perbatasan Lebanon terus menelan korban jiwa.
“Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh,” tegas pernyataan resmi Garda Revolusi Iran.
Kondisi ini memperparah ketegangan setelah berbulan-bulan perang terbuka yang melibatkan kekuatan regional dan dukungan Amerika Serikat.
Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi bahwa Iran kembali meluncurkan serangkaian rudal ke arah wilayah mereka pada Minggu pagi. Suara sirene peringatan udara terdengar di seluruh penjuru Tel Aviv, diikuti dengan suara ledakan keras yang memicu kepanikan warga.
Di tengah kecamuk perang, Pemerintah Lebanon dikabarkan tengah berupaya membentuk delegasi negosiasi guna menghentikan konflik dengan Israel.















