Scroll untuk baca artikel
HeadlineJakarta

BNN Paparkan Kinerja 2025: Ungkap 773 Kasus Narkotika, Sita Aset Rp144,19 Miliar, Komisi III DPR RI Dukung Penguatan Anggaran 2026

58
×

BNN Paparkan Kinerja 2025: Ungkap 773 Kasus Narkotika, Sita Aset Rp144,19 Miliar, Komisi III DPR RI Dukung Penguatan Anggaran 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – LIPUTAN BERITA7.COM.  Badan Narkotika Nasional (BNN) memaparkan capaian kinerja sepanjang Tahun Anggaran (TA) 2025 sekaligus rencana strategis TA 2026 dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyoroti evaluasi kinerja BNN TA 2025 serta pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran TA 2026 di tengah tantangan penurunan pagu anggaran.

Example 300x600

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa realisasi anggaran BNN TA 2025 mencapai 96,89 persen dari total pagu Rp3,21 triliun. Serapan anggaran tersebut dinilai efektif dan berdampak langsung terhadap capaian strategis di bidang pemberantasan, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta rehabilitasi.

Pemberantasan: Ratusan Kasus, Ton Narkotika Disita

Di bidang pemberantasan, BNN berhasil mengungkap 773 kasus tindak pidana narkotika dengan 1.214 tersangka. Barang bukti yang disita meliputi 4,01 ton sabu, 2,19 ton ganja, dan 1,2 ton ketamin. Tak hanya itu, BNN juga menindaklanjuti kejahatan turunan narkotika dengan mengungkap enam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), serta menyita aset senilai Rp144,19 miliar.

Pencegahan dan Pemberdayaan: Desa Bersinar hingga Remaja Anti Narkoba

Pada sektor pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNN membentuk 1.910 Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika dan menetapkan 214 Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).
BNN juga menjalankan program pemberdayaan alternatif, antara lain alih fungsi lahan ganja menjadi lahan kopi di Kabupaten Gayo Lues, sebagai strategi memutus mata rantai ekonomi ilegal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  DTPTP IPB University Bersama ICE Institute Diskusi Bahas Kerjasama Mata Kuliah Self-Paced

Rehabilitasi: Layanan Puluhan Ribu Klien

Di bidang rehabilitasi, BNN memberikan layanan kepada 14.527 orang dan memperkuat 649 lembaga rehabilitasi mitra. Atas inovasi layanan rehabilitasi yang ramah dan responsif terhadap anak, BNN memperoleh penghargaan dari Kementerian PAN-RB.

Tantangan 2026: Anggaran Turun, Strategi Tetap Diperkuat

Memasuki TA 2026, BNN menghadapi tantangan serius dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,51 triliun, atau turun 52,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, BNN menegaskan komitmen untuk tetap menguatkan strategi War on Drugs for Humanity melalui program unggulan Ananda Bersinar, percepatan transformasi digital, serta pemberantasan narkotika yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Dukungan Komisi III DPR RI

Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja BNN sepanjang 2025. Dalam kesimpulan rapat, Komisi III menyatakan dukungan terhadap rencana kerja dan program prioritas BNN TA 2026, sejalan dengan Asta Cita di bidang pencegahan dan pemberantasan narkoba, percepatan layanan rehabilitasi, serta optimalisasi fungsi intelijen dalam pengungkapan jaringan narkotika internasional dan TPPU. Komisi III juga menyatakan dukungan terhadap usulan penambahan pagu anggaran TA 2026, dengan tetap memperhatikan kapasitas fiskal negara secara akuntabel dan bertanggung jawab.

Sinergi Jadi Kunci

Menutup rapat, Kepala BNN RI menegaskan bahwa sinergi dengan DPR RI dan pemerintah daerah menjadi faktor krusial, khususnya dalam pembentukan unit layanan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di daerah-daerah yang belum memiliki kantor instansi vertikal BNN. (Paulus/Biro Humas dan Protokol BNN)

Penulis: TIMEditor: REDAKSI LIPUTANBERITA7.COM
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *