JAKARTA, LIPUTAN BERITA7. Sebelumnya, pada Selasa (21/7/2026), Pezeshkian mengatakan interaksinya dengan pemimpin tertinggi Iran mengalami peningkatan dari hari ke hari. Namun, pada awal Agustus, ia menyebut dirinya sangat sulit berkomunikasi dengan Khamenei.
Pada Minggu (9/8/2026), Mehr melaporkan Mojtaba telah bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Menurut laporan Mers, dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai tantangan yang sedang dihadapi Iran, termasuk kebutuhan hidup masyarakat, konflik militer dengan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah isu strategis lainnya. Mulai dari pengamanan sumber daya, pengelolaan devisa, penggunaan energi, serta hubungan ekonomi Iran dengan mitra asing.
Pertemuan kedua pemimpin tersebut menjadi sorotan di tengah minimnya kemunculan Khamenei di hadapan publik sejak menggantikan sang ayah, Ali Ayatullah Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Maret 2026. Ali Ayatullah Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel ke Teheran.
Dilansir dari Anadolu, Iran merilis video langka yang menampilkan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Video kemunculan Mojtaba dirilis setelah muncul laporan mengenai kondisi kesehatannya yang disebut kritis.
Video yang ditayangkan oleh kantor berita semi resmi Iran, Mehr tersebut memperlihatkan Mojtaba tengah dikelilingi sejumlah orang. Ia tampak berbicara dengan orang-orang dalam rekaman tersebut. Namun, Mehr tidak menyebutkan waktu dan lokasi pengambilan video. Kantor berita itu juga tidak mengidentifikasi orang-orang yang terlihat mendampingi Mojtaba, mengutip Anadolu, Senin (10/8/2026). (red)















