Jakarta, liputanberita7. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dengan sekutu NATO yang dinilai enggan membantu membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia.
Penutupan selat tersebut oleh Iran selama beberapa pekan telah mengganggu distribusi energi global, memicu kenaikan harga minyak dan gas, serta meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi resesi global
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan kemungkinan menarik Amerika Serikat dari NATO setelah minimnya dukungan sekutu dalam konflik melawan Iran.
Mengutip laporan The Telegraph, Trump dalam sebuah wawancara menyebut NATO sebagai macan kertas dan meragukan efektivitas aliansi tersebut.
Namun, dalam pernyataan yang sama, Trump juga mengindikasikan bahwa opsi penarikan dari NATO saat ini belum menjadi keputusan final.
“Saya tidak pernah benar-benar bergantung pada NATO. Saya selalu tahu mereka adalah macan kertas dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengetahuinya,” ujar Trump.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dengan sekutu NATO yang dinilai enggan membantu membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia.
Penutupan selat tersebut oleh Iran selama beberapa pekan telah mengganggu distribusi energi global, memicu kenaikan harga minyak dan gas, serta meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi resesi global.
Trump mengaku sulit memahami sikap sekutu yang tidak memberikan dukungan penuh.















