JAKARTA LIPUTANBERITA7.COM. perselisihan panas yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara Jepang dan China. Sebelumnya, pemerintah China mengumumkan pembatasan ekspor terhadap puluhan perusahaan Jepang yang dinilai terlibat dalam pembangunan militer negara tersebut.
Pemerintah Jepang mengumumkan rencananya untuk mengerahkan sistem rudal permukaan ke udara di salah satu pulau terpencil di bagian barat dekat Taiwan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pertahanannya di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Mengutip Channel News Asia, Rabu (25/2/2026), rencana tersebut menjadi kali pertama Jepang menetapkan jadwal pasti pengerahan sistem pertahanan tersebut. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kemampuan pertahanan udara di pulau yang telah menjadi lokasi pangkalan militer Jepang.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, pada November 2025 menyatakan Jepang dapat melakukan intervensi militer apabila terjadi serangan terhadap Taiwan. Sejak pernyataan Takaichi tersebut, China melarang warga negaranya bepergian ke Jepang, yang berdampak pada sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi Jepang.
China diketahui menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya dengan sikap yang melibatkan kekerasan.















