Scroll untuk baca artikel
bekasiHeadline

KCD Wilayah III Gandeng Polri, KPU, dan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Perkuat Perlindungan Pelajar dan Pendidikan Demokrasi

100
×

KCD Wilayah III Gandeng Polri, KPU, dan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Perkuat Perlindungan Pelajar dan Pendidikan Demokrasi

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN BEKASI, Liputan Berita 7– Upaya menjaga pelajar dari berbagai pengaruh negatif sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus menjadi perhatian dunia pendidikan. Salah satu langkah yang didorong ialah memperkuat kolaborasi lintas sektor antara Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi.

Silaturahmi dan kolaborasi antarlembaga ini diarahkan untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, memperkuat karakter generasi muda, serta menanamkan pemahaman mengenai demokrasi dan kehidupan berbangsa sejak dini.

Example 300x600

Sinergi tersebut dinilai penting karena tantangan yang dihadapi pelajar tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga pengaruh lingkungan dan pergaulan, termasuk tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta berbagai perilaku yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.

Melalui kerja sama ini, setiap lembaga diharapkan dapat berkontribusi sesuai tugas dan kewenangannya dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pelajar secara akademis maupun karakter.

Polri, KPU, dan Bawaslu Berperan dalam Pembinaan Generasi Muda

Dalam kolaborasi tersebut, Polri diharapkan berperan melalui pembinaan, edukasi, dan upaya perlindungan pelajar agar mereka memahami pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, KPU dan Bawaslu Kabupaten Bekasi dapat mengambil peran dalam memberikan pendidikan demokrasi, mengenalkan proses kepemiluan, serta menumbuhkan kesadaran mengenai hak dan tanggung jawab warga negara.

Pendidikan demokrasi bagi pelajar bukan semata-mata tentang pemilihan umum. Lebih dari itu, para siswa perlu memahami pentingnya menghargai perbedaan pendapat, bersikap kritis, menjunjung kejujuran, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Dengan pendekatan tersebut, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta wawasan kebangsaan.

Menguatkan Karakter Panca Waluya

Perhatian terhadap pembentukan karakter juga menjadi bagian penting dalam kolaborasi KCD Wilayah III bersama unsur kepolisian dan penyelenggara pemilu tersebut.

Ibu Rina menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga pelajar tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar peserta didik memperoleh lingkungan yang mendukung perkembangan karakter, potensi, dan prestasinya.

“Menjaga pelajar bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kolaborasi, kita ingin memastikan bahwa pelajar Kabupaten Bekasi tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter Panca Waluya, jiwa nasionalisme, semangat persatuan, serta rasa cinta dan kepedulian terhadap Indonesia,” ujar Rina.

Baca Juga :  Connie Francis Penyanyi 'Pretty Little Baby' Meninggal Dunia

Karakter Panca Waluya yang menjadi bagian dari penguatan pendidikan di Jawa Barat diharapkan menjadi landasan bagi pelajar untuk mengembangkan sikap positif, menjaga perilaku, menghormati sesama, dan membangun hubungan sosial yang sehat.

Menurut Rina, pembinaan generasi muda perlu berjalan beriringan dengan upaya membuka ruang prestasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan demikian, pelajar tidak hanya terlindungi dari perilaku negatif, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Mari kita hadir bersama untuk pelajar, menguatkan karakter, membuka ruang prestasi, dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh, berdaya saing, serta siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” Ujar Rina.

Dihadiri Pimpinan Lintas Lembaga

Kolaborasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari unsur kepolisian dan penyelenggara pemilu Kabupaten Bekasi, yakni:

* AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kabupaten Bekasi.
* Ali Rido, S.Pd., M.IP., Ketua KPU Kabupaten Bekasi.
* Akbar Khadafi, S.Pd., M.Tr.I.P., Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi.

Kehadiran perwakilan lintas lembaga ini mencerminkan pentingnya koordinasi dalam mendukung pendidikan, perlindungan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai demokrasi di lingkungan pelajar.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan edukasi, pembinaan karakter, sosialisasi hukum, pendidikan demokrasi, dan program pencegahan kenakalan remaja yang berkelanjutan.

Melalui sinergi pendidikan, kepolisian, dan penyelenggara pemilu, pelajar Kabupaten Bekasi diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki semangat persatuan, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

(George/Tim Redaksi)

banner 120x600
sabung ayam online live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88