Scroll untuk baca artikel
HeadlineInternasionalViral

Serangan Israel di Beirut Komandan Militer Hizbullah Tewas

506
×

Serangan Israel di Beirut Komandan Militer Hizbullah Tewas

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, LIPUTANBERITA7.COM. Militer Israel pada Minggu (23/11/2025) pagi mengklaim bertanggung jawab atas operasi yang menargetkan kawasan pinggiran Beirut. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan serangan itu dilakukan atas rekomendasi Menteri Pertahanan Israel, Katz, serta Kepala Staf Eyal Zamir. Ia menuduh Tabatabai memimpin “peningkatan dan persenjataan” Hizbullah.

Hizbullah menyatakan salah satu komandan tertinggi mereka, Ali Tabatabai, tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam wilayah selatan Beirut pada Minggu (23/11/2025), meski gencatan senjata dengan Israel masih berlaku sejak akhir 2024.

Example 300x600

Dalam pernyataannya, Hizbullah menyebut Tabatabai sebagai “seorang komandan militer kunci”. Kelompok tersebut juga mengonfirmasi empat anggotanya turut menjadi korban jiwa dalam serangan yang sama. Demikian dilansir dari Antara.

Serangan ke wilayah selatan Beirut bukan yang pertama sejak gencatan senjata disepakati. Israel sebelumnya telah beberapa kali melakukan serangan serupa, termasuk pada Juni lalu.

Baca Juga :  Berkas Bacaleg Partai Ummat DPD Kabupaten Bekasi Dinyatakan Lengkap dan Diterima Oleh KPU Kabupaten Bekasi

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total lima orang tewas dan 28 lainnya terluka dalam insiden terbaru tersebut. Ketegangan di Lebanon selatan terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan serangan udara Israel yang hampir terjadi setiap hari dan diklaim menargetkan infrastruktur Hizbullah.

Sejak gencatan senjata 27 November 2024, setidaknya 331 orang dilaporkan tewas dan 945 lainnya luka-luka akibat serangan Israel, menurut otoritas kesehatan Lebanon. Misi UNIFIL juga mencatat lebih dari 10.000 pelanggaran oleh pasukan Israel, baik udara maupun darat.

Dalam kesepakatan gencatan senjata, Israel dijadwalkan menarik seluruh pasukan dari Lebanon selatan pada Januari tahun ini. Namun, hingga kini penarikan baru dilakukan sebagian dan Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan

banner 120x600
sabung ayam online live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88