Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
advertorialHeadlineJakarta

Lepas 604 PMI Ke Korsel, Politisi Hanura Ria Dahlia Beri Pujian BP2MI ‘Luar Biasa ini Fakta’

69
×

Lepas 604 PMI Ke Korsel, Politisi Hanura Ria Dahlia Beri Pujian BP2MI ‘Luar Biasa ini Fakta’

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA LIPUTAN BERITA7 (22/05) – Sebanyak 604 Pekerja Migran Indonesia PMI program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan, kembali dilanjutkan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Adapun, Pelepasan yang dilangsungkan di Hotel Peninsula Jakarta, pada hari Senin (22/5/2023), yang juga dihadiri politisi Partai Hanura Ria Dahlia, S.Sos.

Lebih lanjut, saat diwawancarai awak media, Dahlia katakan,” Luar biasa, saya speechless dan mendapat motivasi lewat acara pelepasan PMI dan Eliminary Education oleh BP2MI pada hari ini. Terutama oleh motivator-motivator yang luar biasa seperti Pak Benny, Pak Indra, Pak Wahab dan lainnya,” ujar Dahlia (sapaan akrab Politisi itu) kepada wartawan.

Example 300x600

Ungkapnya, melihat PMI adalah pejuang yang luar biasa yang pantas kita berikan pujian. Hari ini dengan bangga saya dengan kinerja Bang Benny Ramdhani selaku Kepala BP2MI yang hari ini resmi melepas dengan sah 604 PMI ke Korea Selatan, Selamat atas kinerja Bang Benny dan jajaran BP2MI yang luar biasa ,” ujar Ria kepada awak media.

Ria mengatakan, bahwa PMI adalah pahlawan devisa yang harus mendapat perhatian dan penghormatan dari Pemerintah.

” Dan, Program Eliminary Education bagi PMI menjadi kebijakan yang luar biasa dan sangat positif serta bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Lantaran itulah, Tugas kita bagaimana mensosialisasi program dan kebijakan ini agar sampai ke masyarakat terutama dalam melindungi pekerja migran.

” Bagi saya BP2MI telah bekerja sangat luar biasa ini fakta. Saya bangga sekali kepada Pak Benny Rhamdani dan seluruh jajaran di BP2MI,” timpal Dahlia seraya kagum

Politisi perempuan yang akan maju sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil 3 Banten itu menambahkan, Pogram dan Kebijakan Eliminary Education bagi PMI baru ada di masa pemeritahannya Jokowi.

Baca Juga :  Jelang Event Award SMSI 2022, SMSI Kabupaten Bekasi Mantapkan Award Di Meikarta

“Dan kita harus apresiasi dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi tenaga-tenaga kerja Indonesia yang berangkat ke luar negeri itu benar-benar dilindungi dijamin dan mereka berangkat sesuai prosedural tidak seperti PMI ilegal lainnya,” tutur Ria Dahlia.

Sebelumnya Ria mengaku kepada Kepala BP2MI Benny Ramdhani dia sangat tertarik untuk hadir dan mendukung kegiatan Pelepasan PMI dan Eliminary Education.

“Kepada beliau saya katakan saya harus datang dan saya pasti hadir. Ternyata benar kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi banyak orang,” ucap Ria.

“Yang pasti masyarakat Indonesia itu butuh lapangan kerja. Mereka tidak butuh uang tapi berikanlah ‘kail’ dalam bentuk kesempatan, pelatihan, keahlian dan sebagainya. Jadi apa yang dikerjakan oleh Pemerintah dan BP2MI itu sangat tepat sekali,” tandas Dahlia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *