Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
bekasiHeadline

Jaksa Penuntut Umum PN Cikarang Diduga Mendakwa Terdakwa Tidak Sesuai Dengan Fakta Persidangan, Penasehat Hukum Akan Perjuangkan Hak Korban Seadil-adilnya

242
×

Jaksa Penuntut Umum PN Cikarang Diduga Mendakwa Terdakwa Tidak Sesuai Dengan Fakta Persidangan, Penasehat Hukum Akan Perjuangkan Hak Korban Seadil-adilnya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BEKASI – LIPUTAN BERITA7 Persidangan dengan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Cikarang dengan nomor perkara: 550/Pid.Sus/2022/PN.Ckr menimbulkan pertanyaan, dimana jaksa penuntut umum telah keliru menjatuhkan tuntutan yang tidak sesusai dengan fakta persidangan. Hal ini disampaikan oleh salah satu penasehat hukum korban, Efendi Santoso kepada awak media, Selasa (6/12/2022).

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini menimpa korban berinisial M dimana yang menjadi tersangka yaitu suami korban berinisal IG. Persidangan pertama dimulai oleh majelis hakim pada Kamis, (3/11/2022) dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Example 300x600

Jaksa penuntut umum mendakwakan terdakwa IG dengan Pasal 44 ayat (4) UU No.23 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini menimbulkan pertanyaan, dimana isi dalam Pasal 44 ayat (4) UU No.23 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga tersebut merupakan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tidak menimbulkan luka fisik.

“Padahal dalam kronologi surat dakwaan tercantum jelas hasil visum nomor 080/VR/RSA/VIII/2021 tanggal 24 Agustus 2021 yang menerangkan bahwa terdapat memar pada rahang bawah berdiameterr 5 cm pada korban M, dari hasil visum jelas bahwa tindak KDRT tersebut menimbulkan luka fisik,” ungkap Efendi.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat berikan dukungan kepada Yosua cibro
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *