Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AcehadvertorialHeadline

Gelar Musrembang 2024, Pemko Lhokseumawe prioritaskan 7 Program Pembangunan

120
×

Gelar Musrembang 2024, Pemko Lhokseumawe prioritaskan 7 Program Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LHOKSEUMAWE – LIPUTAN BERITA 7 Pemerintah Kota Lhokseumawe gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Lhokseumawe tahun 2024 di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe. Dihadiri langsung oleh ketua DPRK (mewakili), jajaran Forkopimda Plus Lhokseumawe, Pejabat Kecamatan, Pejabat Kelurahan, Kepala dan Sekretaris dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Pertanian dan Bapeda Lhokseumawe. Selasa, (14/3/2023).

Pj Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran, M.Si, MA dalam hal ini diwakili oleh Sekda Kota Lhokseumawe T. Adnan, SE menyampaikan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan hari ini merupakan lanjutan dari forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Lhokseumawe tahun 2024 yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2023, dengan tema “Mewujudkan Kota Lhokseumawe Cerdas Dalam Mensukseskan Agenda Politik Pemilihan Umum Dan Pemilihan Kepala Daerah Secara Serentak”.

Example 300x600

Lebih lanjut Sekda memaparkan upaya penajaman fokus pembangunan dalam rancangan RKPK Lhokseumawe tahun 2024 pada 7 (tujuh) prioritas pembangunan Kota Lhokseumawe tahun 2024 yaitu: reformasi birokrasi; pendidikan; pertumbuhan ekonomi; kesehatan; memperkuat pelaksanaan syariat islam dan budaya; infrastruktur; serta lingkungan hidup.

Akan tetapi tahun 2024 Kota Lhokseumawe harus tetap fokus terhadap upaya mewujudkan: tata kelola pemerintahan yang baik; Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang capaiannya pada tahun 2022 masih rendah; dan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal harus dilakukan dengan menciptakan cluster-cluster sesuai dengan potensi wilayah di 68 (enam puluh delapan) gampong, serta pemberdayaan keberadaan badan usaha milik gampong (BUMG).

Sekda meminta semua pimpinan dan aparatur perangkat daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka dan inovatif untuk mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, yang mampu menjawab permasalahan Kota Lhokseumawe tentang: kemiskinan, kemiskinan ekstrim, tingkat penggangguran terbuka yang masih tinggi; dan prevalansi stunting yang masih tinggi.

Baca Juga :  Ucapan Terima Kasih Kepada Bupati Humbahas Oleh Pemkab Bangli Provinsi Bali.

“Dengan pertimbangan keterbatasan anggaran yang selalu terjadi pada pemerintah kota lhokseumawe, untuk tahun 2024 diperkirakan APBK Rp. 746 miliar sudah seharusnya kita terlatih untuk bersikap tegas dan realistis untuk mengutamakan program-program prioritas guna memenuhi capaian target yang diinginkan” papar Sekda Kota Lhokseumawe.

“Melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Lhokseumawe tahun 2024 mari kita sukseskan sejumlah agenda pembangunan tahun 2024 yaitu: Mensukseskan agenda pemilu dan pilkada serentak tahun 2024; Menyusun formulasi yang efektif dan efesien untuk memfasilitasi 7 program prioritas pembangunan Kota Lhokseumawe, dan menindaklanjuti arahan bapak presiden RI mengenai pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan prevalansi stunting dan penurunan tingkat pengangguran terbuka; memastikan kondisi pengamanan harga-harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat untuk tahun 2024 tetap terjaga dan terkendalikan, guna mengatasi inflasi daerah” tutup Sekda di akhir sambutan.

Implementasi program unggulan daerah yang masih perlu ditingkatkan efektifitas dan efisiensi serta kualitas, output kegiatan dan outcame program Kota Lhokseumawe pada tahun 2024 sepenuhnya dapat kita capai.

Acara dibuka oleh Sekdako dan berlanjut dengan pemaparan materi target indikator makro aceh tahun 2024 oleh sekretaris Bappeda Aceh Ir. Alamsyah, MM, dilanjutkan dengan outlook ekonomi aceh dan Kota Lhokseumawe disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia kantor perwakilan Lhokseumawe Gunawan, dilanjutkan dengan materi dari Kepala Satgas Korsupgah Wilayah 1 KPK-RI Arif Nurcahyo, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri-RI, Inspektur Jenderal Kemendagri-RI dandiakhiri dengan sesi tanya jawab. (Red/Mis01)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *