JAKARTA-LIPUTANBERITA7. Langkah Putin ini dinilai para analis sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Dengan pengakuan cepat dari Moskow, posisi Mojtaba Khamenei di kancah internasional diharapkan semakin solid, terutama dalam menghadapi ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya.
Rusia dan Iran diprediksi akan semakin mempererat kerja sama militer dan ekonomi mereka sebagai bentuk respons terhadap sanksi serta ancaman keamanan di kawasan Teluk.
Dilansir dari Beritasatu.com Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi memberikan ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei atas pengangkatannya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Dukungan ini mempertegas posisi Moskow sebagai sekutu strategis Teheran di tengah masa transisi kepemimpinan yang krusial.
“Saya ingin menegaskan dukungan yasatu.com ng tak tergoyahkan untuk Teheran dan solidaritas dengan teman-teman Iran kami,” ujar Putin dalam keterangannya yang dikutip Senin (9/3/2026).
Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kremlin, Senin (9/3/2026), Putin menyatakan keyakinannya bahwa Mojtaba akan mampu meneruskan estafet kepemimpinan mendiang ayahnya, Ali Khamenei. Putin percaya kepemimpinan baru ini akan membawa stabilitas bagi rakyat Iran.
Putin menyebut bahwa Mojtaba Khamenei akan melanjutkan pekerjaan ayahnya “dengan penuh kehormatan” serta mampu menyatukan seluruh elemen rakyat Iran “dalam menghadapi cobaan berat” yang saat ini tengah melanda kawasan tersebut.















