Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
bekasiBeritaHeadline

ANALISIS KRITERIA SEORANG PELAYAN TUHAN DI ERA TRANSISI BERDASARKAN 2 TIMOTIUS 4:6-7

3199
×

ANALISIS KRITERIA SEORANG PELAYAN TUHAN DI ERA TRANSISI BERDASARKAN 2 TIMOTIUS 4:6-7

Sebarkan artikel ini

Penulis : DR. Adolf Bastian Butarbutar Sekolah Tinggi Teologi Katharos Indonesia Bekasi [email protected]

Paulus mengingatkan kepada Timotius dalam 2 Timotius 4:2 (TB) untuk tetap memberitakan firman Tuhan dan selalu siap sedia dalam kondisi apa pun dan kapan pun waktunya untuk melayani Tuhan dengan tetap memegang nilai-nilai kebenaran yang telah dianugerahkan Kristus. Pelayan Tuhan harus mampu melakukan hal-hal yang bersifat pembaharuan, sebab makna yang terkandung dalam inovatif adalah bersifat pembaharuan, bersifat pengenalan terhadap hal-hal yang baru. Secara etimologi, pengertian inovatif adalah usaha seseorang dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya dalam menghasilkan sesuatu yang baru untuk dirinya sendiri atau orang lain. Maka (Astrid, 2012) menyarankan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0, seorang pelayan Tuhan perlu mengoptimalkan penggunaan media digital dengan sebagaimana mestinya sesuai kemanfaatannya tanpa menyalahgunakannya.

Example 300x600

Demikian juga (Mulyo Kardamanto, 2018) berpandangan bahwa Era globalisasi mempunyai pengaruh terhadap teknologi atau yang dikenal dengan Revolusi Industri 4.0., yang merupakan tantangan tersendiri terhadap kehidupan sosial maupun gereja karena dapat mempengaruhi gaya hidup seorang pelayan dalam gereja. Oleh karena itu inovasi pelayan Tuhan dalam memikirkan dan merancang pola ibadah sangat diperlukan dalam rangka terus memelihara iman jemaat dalam situasi pandemi sebagai salah satu contoh dengan aturan pembatasan dari pemerintah.

Baca Juga :  Polres Serang Gelar Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79

Salah satu tujuan inovatif adalah agar pelayan Tuhan mampu menciptakan sesuatu yang baru dan kondisi itu dapat memberi kemudahan-kemudahan baru untuk kelanjutan kehidupan pelayanan yang digelutinya. Mampu mengembangkan pelayanan melalui penemuan atau perkembangan baru dari ide-ide inovatif yang
berhasil diwujudkan dengan baik, sebab inovasi erat kaitannya dengan kreativitas. Sebab tanpa kreativitas tidak pernah ada inovasi-inovasi. Oleh karena itu, era transisi membutuhkan pelayan Tuhan yang kreatif dan inovatif. Sehingga mampu bertindak dan memiliki kemampuan dalam melakukan inovasi pelayanan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *