JAKARTA – LIPUTANBERITA7.COM. Sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir Trump dengan lantang mengatakan AS akan menguasai Greenland apa pun caranya. Ia juga berpendapat, AS termasuk perekonomiannya sedang berkembang pesat dibandingkan dengan Eropa. Trump mengejek Eropa tidak menuju ke arah yang benar dan AS menginginkan sekutu yang kuat, bukan sekutu yang sangat lemah.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikeras ingin mendapatkan Greenland, termasuk hak, kepemilikan, dan hak milik. Meski demikian, ia tetapi menegaskan AS tidak akan menggunakan kekerasan untuk mencapai ambisinya tersebut , dan menekankan aliansi North Atlantic Treaty Organization (NATO) tidak boleh menghalangi ekspansi Amerika.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidatonya pada Rabu (21/1/2026) di World Economic Forum yang digelar di Davos, Swiss. “Saya tidak perlu menggunakan kekerasan,” kata Trump, dikutip dari AP, Rabu (21/1/2026).
Meskipun, Trump menyadari AS tidak akan mendapatkan apa pun kecuali ia memutuskan untuk menggunakan cara yang keras.
“Kita mungkin tidak akan mendapatkan apa pun kecuali saya memutuskan untuk menggunakan kekuatan dan paksaan yang berlebihan, sehingga kita akan benar-benar tak terkalahkan. Tetapi, saya tidak akan melakukan itu,” tegasnya.
Orang nomor satu di AS itu menggambarkan permintaannya kepada NATO terkait Greenland sebagai sesuatu yang sederhana.
“Yang saya minta adalah sepotong es yang dingin. Ini permintaan yang sangat kecil dibandingkan dengan apa yang telah kita berikan kepada mereka selama beberapa dekade,” jelasnya.
Ia menyerukan untuk segera digelarnya proses negosiasi, agar AS dapat memperoleh Greenland.















