SERANG,LIPUTANBERITA7.COM-Aliansi serikat pekerja serikat buruh kabupaten serang(ASPSBS )Banten Indonesia kamis tanggal 27/06/2024 beraudiensi dengan DPRD kabupaten serang ditemui dari komisi 2 dan kondisi 4 dari praksi PKS dan PKB di ruangan rapat paripurna Supriyanto dari praksi partai PKS wakil ketua komisi 2 dan Abdul kholiq dari komisi 4 praksi partai pkb dan 2 staf humas dewan perwakilan Daerah kabupaten.
Adapun yang disampaikan kordinator aliansi serikat pekerja serikat buruh kabupaten serang Banten Asep Saefullah, SH terkait audensi hari ini ke DPRD tujuan nya menyampaikan aspirasi terkait meminta DPRD untuk mengeluarkan sikap melalui surat tentang penolakan tentang uu no 21 2024 tentang tabungan perumahan rakyat dan beberapa alasan tentang penolakan sudah di sampaikan melalui surat hasil kajian dan analisis aliansi serikat pekerja buruh kabupaten serang Banten Indonesia
Arizal Peni,SH selaku sekretaris aliansi serikat pekerja serikat buruh kabupaten serang juga angkat bicara , meminta DPRD kabupaten serang untuk sesegera mengeluarkan sikap tegas melalui surat untuk penolakan tapera dengan sikap tegas melalui kelembagaan DPRD yang sudah melalui surat yang disampaikan hari ini tgl 27/06/2024 Kepada DPRD Selasa tgl 02/07/2024 ,adapun kalau nanti dengan batas waktu yang ditunggu belum ada hasil yang tidak sesuai harapan tidak menutup kemungkinan aliansi serikat pekerja serikat buruh akan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD kabupaten,sebab kabupaten serang
Dan tak kalah penting juga aliansi serikat pekerja serikat buruh menyampaikan pokok pokok pikiran terkait revisi peraturan daerah no 6 tahun 2019 tentang ketenagakerjaan sudah juga disampaikan agar segera dibahas dan masuk kedalam proyek prioritas legislatif daerah dan menjadi perhatian khusus juga bagi exscutive nantinya pangkas para pimpinan federasi Serikat pekerja serikat buruh dan presidium, mengingat pertumbuhan industri di daerah semakin bertambah di kabupaten serang Banten Indonesia yang hari ini hadir dalam beraudensi dengan anggota DPRD kabupaten serang.